Tumbler Stanley, dari Kuli Bangunan sampai Jadi Lifestyle Gen Z!

Marketing Agency Bali Digital Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Tumbler Stanley Reaktan Asia Digital
Source: https://www.foodandwine.com/

Tahun baru, tumbler baru! Yuhuuu Rekans, coba deh sekarang perhatiin sekeliling kamu. Di meja kantor, dalam kelas, sampai di dashboard mobil para influencer, pasti ada banget nih satu benda raksasa yang mencolok: sebuah botol minum dengan gagang besar dan pilihan warna pastel yang estetik. Yup, apalagi kalau bukan tumbler Stanley!

Siapa sangka sih, botol yang dulunya identik garis keras dengan image pertukangan bapak-bapak kuli bangunan di Amerika Serikat ini, sekarang udah bertransformasi jadi “aksesoris-mandatory wajib” yang bikin penampilan kamu jadi makin afdol slay-nya.

Bukan cuma kita-kita aja yang bisa glow up tapi perjalanan Tumbler Stanley ini pun juga bener-bener definisi glow up yang sesungguhnya. Nah kalau ditilik dari kacamata marketing and digital agency, Rekans penasaran nggak sih gimana sebuah botol minum khas kerja kasar bisa jadi simbol status dan gaya hidup anak muda? Yuk, kita spill bareng-bareng!

Kenalin, Ini Dia Tumbler Stanley! Si Paling Tangguh Sejak Tahun 1913

Marketing Agency Bali Digital Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Tumbler Stanley Hammertone Green Reaktan Asia Digital
Source: https://uk.stanley1913.com/

Jauh sebelum viral di TikTok, tumbler Stanley awal mulanya adalah cikal bakal dari simbol ketangguhan. Didirikan oleh William Stanley Jr. lebih dari seabad lalu, botol ini diciptakan dengan teknologi vakum baja tahan karat yang hampir mustahil untuk hancur.

Dulu, brand identity Stanley itu sangat maskulin. No debat: desain ringkes, material otot kawat tulang besi, plus warnanya absolut cuma satu: Hammertone Green (hijau tua khas militer).

Targetnya pun jelas: pekerja lapangan, kuli bangunan atau pertukangan, hingga pilot pesawat tempur yang butuh kopi mereka tetap panas membara di tengah kondisi ekstrem. Selama seratus tahun lebih, Stanley nggak peduli tuh soal estetika, yang penting: esensial, fungsional, dan abadi Rekans. “Apa itu estetika? Yang penting gunanya!” Izin pak Stanley!

Titik Balik Tumbler Stanley: The Power of Woman & Strategi Rebranding

Marketing Agency Bali Digital Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Tumbler Stanley Gen Z Reaktan Asia Digital
Source: https://images.lifestyleasia.com

Lalu, gimana botol “berat” ini bisa masuk ke pasar gaya hidup sih Rekans? Plot twist-nya dimulai dari model The Quencher. Awalnya, Stanley hampir menyuntik mati model ini karena penjualannya lesu. Tapi, sebuah blog bernama The Buy Guide melihat potensi lain alias ada potensi hidden gems nih dari sebuah Tumbler Stanley!

Mereka meyakinkan Stanley bahwa brand identity mereka itu, nggak harus selalu kaku. Mereka mulai menyasar para perempuan sibuk nan produktif yang tinggi mobilisasi, tapi tetap butuh hidrasi seharian, serta tapi nya lagi, tetap ingin botolnya muat di cup holder mobil. Kerja sama ini mengubah segalanya. Dari yang tadinya cuma dijual di toko alat pertukangan, Stanley mulai masuk ke toko-toko lifestyle dengan pilihan warna yang bikin mata auto seger!

“Kebetulan Organik” yang Viral 98 Juta Views: Geger Ada Es Batu Tahan Api!

@stanley1913

#stitch with @Danielle Stanley has your back ❤️

♬ original sound – Stanley 1913

Kalau Rekans butuh bukti nyata soal ketangguhan Stanley, video dari seorang wanita bernama Danielle adalah jawabannya. Danielle mengunggah video di TikTok yang menunjukkan mobilnya habis terbakar hangus. Namun, pemandangan sungguh aneh tapi nyata terjadi di sini: tumbler Stanley miliknya masih duduk manis di cup holder dalam kondisi utuh!

Bukan cuma botolnya yang selamat, tapi pas Danielle menggoyang botolnya, suara es batu di dalamnya masih terdengar gemerincing alias? Yup Rekans, enggak cair sama sekali meski dikepung api! Video ini viral gila-gilaan dan ditonton lebih dari 98 juta kali di seluruh dunia.

Kejadian ini jadi kebetulan organik yang fantastis buat Tumbler Stanley. Ini jadi iklan gratis paling epik yang membuktikan kualitas Stanley memang “bukan kaleng-kaleng”. Buat kalian para cowok-cowok yang ngaku tahan banting anti badai, nih jangan sampai kalah sama sebuah Tumbler Stanley ya!

Efek TikTok: Target Gen Z & Penjualan Melejit 1000%

Berawal dari video-video viral tersebut, tanpa sak-sek-sak-sek Tumbler Stanley langsung sat-set melakukan manuver bisnis. Mereka secara jenius mengubah target market dari yang tadinya fokus ke bapak-bapak kuli bangunan, sekarang beralih fokus ke “ciwi-ciwi” Gen Z.

Strategi ini membuahkan hasil yang luar biasa, Rekans. Penjualan Tumbler Stanley dikabarkan meroket drastis hingga 1000%! Mereka mulai memproduksi warna-warna pastel yang dreamy seperti peony, cream, hingga soft sage yang selalu sold out dalam hitungan menit. Tumbler Stanley bukan lagi sekadar botol, tapi sudah jadi part of lifestyle dan simbol gaya hidup sehat yang estetik.

Tumbler Stanley jadi “Emotional Support Water Bottle” ala Gen Z

Marketing Agency Bali Digital Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Tumbler Stanley Gen Z Brand Identity Reaktan Asia Digital
Source: https://www.instagram.com/stanley.indonesia/

Di tangan Gen Z, Tumbler Stanley berevolusi menjadi “Emotional Support Water Bottle“. Alias botol ini wajib dibawa ke mana-mana, dari meja belajar sampai nongkrong dan kongkow di kafe. Apa sih yang bikin mereka jatuh cinta?

  • Aesthetic is Life: Pilihan warnanya sangat masuk ke berbagai mood dan outfit of the day (OOTD).
  • Customization: Banyak yang menghias Tumbler Stanley mereka dengan stiker, gantungan kunci, bahkan tas kecil (pouch) khusus tumbler.
  • Simbol Status: Membawa Stanley otomatis nunjukkin kalau kamu adalah orang yang produktif tapi tetap aware sama kesehatan alias well-hydrated, sambil pay attention dengan gaya!

Strategi Brand Identity dan Rebranding yang Brilian

Keberhasilan Tumbler Stanley adalah pelajaran berharga soal evolusi brand identity. Mereka berhasil mempertahankan kualitas baja tahan karat yang legendaris, namun mengemasnya dengan komunikasi yang relevan, relateable dengan perkembangan market, serta jauh lebih fresh dan fashionable.

Lewat rebranding yang brilian dan powerful, mereka gak sama sekali meninggalkan akarnya sebagai botol tangguh, tapi mereka memperbanyak cabang dan memeperluas dunianya ke ranah gaya hidup modern.

Nah pada akhirnya, core brand identity yang kuat plus rebranding yang berani ini, diperkuat lagi dengan yang namanya Sustainable Marketing. Sebuah strategi marketing yang lagi hype banget, karena value go-green dan hidup berkelanjutan yang lagi getol-getolnya diusung oleh para Gen-Z!

Baca juga: Sustainable Branding dan Tumbler yang Jadi Gaya Hidup Gen Z

Tumbler Stanley: Haus? Gaya Juga Tetap Harus!

Well, Rekans, perjalanan Stanley dari tas bekal proyekan sampai ke genggaman Gen Z adalah bukti bahwa konsistentsi kualitas yang dibalut dengan adaptasi adalah kunci sukses.

Tumbler Stanley berhasil pol-polan membuktikan bahwa aspek fungsionalitas dan estetika, bisa banget jalan beriringan dengan sangat manis. Inilah esensi dari Brand Identity yang pada dasarnya udah punya core kuat, tapi tetap berani maju pantang mundur untuk Rebranding!

Sebagai Marketing Agency Bali yang sudah berkecimpung selama hampir 7 tahun untuk handle 70+ UMKM di Bali sejak 2019, Reaktan Asia Digital hadir sebagai best partner kamu di dunia digital marketing and branding. Kita siap bantu kamu dalam menyusun langkah-langkah taktis untuk strategi rebranding yang powerful & impactful!

Berkecimpung dengan beraneka ragam bisnis terutama family business bikin kami as Digital Marketing Agency Bali paham, kalau dunia digital marketing era Marketing 6.0 sekarang, fokus banget pada pembangunan brand positioning yang kuat.

Nah gimana Rekans? Tahun baru tumbler baru, gak nih? Kira-kira udah jadi kepincut buat punya satu di meja kerja, atau masih mendang-mending buat ikut hype-nya? Apapun pilihannya, yang penting New Year New Health alias selalu stay hidrated ya supaya bisa fokus menjalani aktivitas!

Karena di balik botol yang estektik, ada tubuh yang tetap butuh air putih agar senantiasa fokus bekerja. Share insight atau pengalaman kalian juga soal Rebranding di kolom komentar bawah ya, Rekans!

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *