Girl Group No Na, Lokalitas Indonesia untuk Dunia

No Na Shoot Gen Z Brand Identity Strategi Marketing Hyperlocal Marketing Marketing Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital
Source: https://cdn-images.dzcdn.net/

Halo, Rekans! Masih ingat nggak kapan terakhir kali kamu merasa bangga banget sama girl group lokal yang punya vibes internasional tapi nggak kehilangan jati diri? Kalau belum, berarti kamu harus kenalan lebih dalam sama No Na.

Bukan cuma sekadar grup vokal yang jago dance, No Na yang digawangi oleh Baila Fauri, Christy Gardena, Shaz Adesya, dan Esther Geraldine adalah sebuah proyek ambisius dari label raksasa 88rising. Mereka bukan cuma mau jualan lagu, tapi jualan Indonesia ke telinga dunia. Penasaran gimana strategi marketing mereka yang super jenius? Let’s dive in!

Brand Identity No Na: Lokalitas yang “Slay“, Bukan Sekadar Pajangan

No Na Girl Group Gen Z Brand Identity Strategi Marketing Hyperlocal Marketing Marketing Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital
Source: https://cdn-1.timesmedia.co.id/

Banyak yang bilang nih Rekans. Katanya kalau mau mendunia, kita harus ikut standar global. Tapi No Na membalikkan logika itu. Brand identity mereka justru dibangun di atas fondasi “Made in Indonesia” yang sangat kental.

Ingat gak sama video musik mereka yang judulnya “Shoot”? Mereka nggak pakai background studio estetik ala Korea yang mainstream. Mereka justru pamer hamparan sawah, main congklak, dan pakai kain tradisional. Rahasianya? Mereka paham kalau Gen Z global itu haus akan keaslian (authenticity). Di mata audiens internasional, eksotisme Indonesia itu fresh dan mahal!

No Na Seablings Gen Z Brand Identity Strategi Marketing Hyperlocal Marketing Marketing Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital
Source: https://radiostar.harianjogja.com/

Nah No Na sempat kena serempet sedikit nih Rekans sama yang namanya Fenomena “SEABlings” (South East Asian Siblings)! Fenomena kocak ini kemarin sempat bikin jagat media sosial heboh, dimana netizen Korea Selatan dan netizen Asia Tenggara mulai “adu mekanik” soal estetika visual, budaya, sampai kemapanan negara hingga tumpah ruah kemana-mana.

Nah, pemilihan setting tempat sawah di MV Shoot, tempo hari sempat disenggol oleh netizen Korea yang “nyinyir” soal estetika tropis, katanya “..Kenapa harus di ricefield sih alias sawah?” Dengerin nyinyiran itu, netizen Asia Tenggara justru kompak pasang badan.

No Na seolah jadi garda depan yang membuktikan kalau main di sawah itu nggak “ndeso”, tapi justru authentic, unique, aesthetic dan berkelas dunia. Mereka berani mendobrak standar kecantikan glossy dengan menampilkan identitas yang jujur dan apa adanya. Jujur, The Power of South East Asian Siblings itu kentel banget, idzin Rekans!

Strategi Marketing para No Na: “Starling” dan Jajanan Kaki Lima

Ini nih yang bikin No Na beda dari yang lain: hyperlocal marketing. Rekans pernah lihat konten promosi mereka di jalanan Jakarta? No Na nggak ragu tampil chic sambil megang jajanan kaki lima atau es kopi “Starling” (Starbucks Keliling).

Ini adalah strategi yang sangat cerdik. Kenapa?

  1. Relatability: Fans merasa No Na adalah bagian dari mereka. Mereka adalah “anak Jakarta” yang nongkrongnya sami mawon kayak kita alias sama aja kok kayak kita warga-wargi bis aini.
  2. Contrast Strategy: Memadukan visual yang high-fashion dengan latar belakang hiruk-pikuk ibu kota menciptakan estetika baru yang sangat authentic sekaligus shareable di media sosial.

Baca juga: Hyperlocal Marketing Strategy: Oronamin C yang Lokal Abis!

No Na: Kita Selipkan “Cita Rasa” Indonesia dalam Musik Modern

No Na Rising88 Gen Z Brand Identity Strategi Marketing Hyperlocal Marketing Marketing Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital
Source: https://www.cosmopolitan.co.id/

Strategi marketing No Na juga masuk ke ranah musikalitas. Mereka nggak asal tempel unsur tradisi. Coba dengerin single “Falling in Love”, Rekans bakal nemu riff gitar dangdut yang tipis tapi catchy. Atau di “Superstitious“, di mana koreografi karya Sienna Lalau menyisipkan gerakan yang terinspirasi dari tari Bali.

Insight menariknya adalah: No Na sedang melakukan apa yang dilakukan NIKI lewat “Highschool in Jakarta” atau Rich Brian dengan sampel lagu Fariz RM. Mereka menceritakan narasi spesifik tentang kedaerahan Indonesia, karena narasi yang spesifik justru lebih mudah menyentuh audiens global secara universal.

Baca juga: Sustainable Branding dan Lokalitas: Strategi Branding Kopi Tuku

PR Besar: Dari Estetika Menuju Substansi

No Na Work Girl Group Gen Z Brand Identity Strategi Marketing Hyperlocal Marketing Marketing Agency Bali Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital
Source: https://static.wikia.nocookie.net/

Meski sudah sukses mencuri perhatian, No Na masih punya tantangan atau “PR” besar untuk benar-benar jadi ikon global, Rekans! Melansir dari Geometry, kunci sukses jangka panjang mereka adalah memastikan bahwa elemen Indonesia ini nggak cuma jadi “tempelan” atau estetika semata.

Ke depannya, No Na diharapkan bisa lebih dalam lagi mengangkat cerita, bahasa, atau isu-isu yang benar-benar merefleksikan tanah air. Seperti halnya K-Pop yang berhasil mengekspor budaya Korea secara totalitas hingga menjadi komoditi komersial yang pada akhirnya meningkatkan ekonomi negara. No Na juga punya potensi besar untuk menjadi lokomotif diplomasi budaya Indonesia.

No Na dan Hyperlocal Marketing: Be Bold, Be Local!

Buat Rekans yang lagi bangun bisnis atau personal branding, No Na adalah studi kasus yang sempurna. Jangan takut buat bawa unsur lokalitas. Selama dikemas dengan strategi marketing yang tepat dan eksekusi yang smart, sesuatu yang “sangat lokal” justru bisa jadi tiket emas menuju panggung dunia.

Biar makin scalable and impactful, Reaktan Asia Digital – Digital Marketing Agency Bali siap bantu kamu sebagai best partner di dunia digital marketing khususnya untuk meramu strategi Hyperlocal Marketing! Niechenya memang kecil, tapi komunitasnya erat, sangat engage, relate, dan punya dampak ke global.

Dengan pengalaman yang sudah berkecimpung selama hampir 7 tahun untuk handle 70+ brand di Bali sejak 2019, Reaktan sebagai Marketing Agency Bali akan bantu kamu dalam menyusun langkah-langkah taktis untuk strategi marketing yang terplanning, measurable, dan long impact-game!

Buat Digital Marketing Agency Bali seperti kami, digital dan konvensional marketing itu adalah 2 aspek yang saling beririsan! Terutama di dunia digital marketing era Marketing 6.0 kayak sekarang, yang gak bisa ujug-ujug hanya segmented to global tanpa menguatkan dulu fondasi local.

Gimana, Rekans? Makin terinspirasi gak nih buat eksplorasi lokalitas kita sendiri? No Na adalah bukti kalau jadi “Benar-Benar Indonesia” itu kerennya nggak main-main!

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *