Intip ‘Paradise’ Marketing Lessons dari Single’s Inferno!

Single's Inferno Strategi Marketing Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://i.mydramalist.com/3oP7Pv_4f.jpg

Annyeonghaseyo Solo Yeorobun! Jujur deh, siapa nih Rekans di sini yang sekarang lagi nikmatin weekend sambil binge watching gebrakan-gebrakan si Choi Mina Sue yang bikin kebakaran jenggot seantero penikmat Netflix? Yup, apalagi kalau bukan Single’s Inferno!

Acara survival show-dating Korea ini, baru aja merilis season terbaru mereka yaitu Single’s Inferno Season 5 yang officially rilis tanggal 20 Januari lalu. Dan baru aja menyelesaikan episode terakhirnya, di bulan Februari ini.

Begitu Single’s Inferno Season 5 drop, lini masa kita langsung penuh sama cuplikan para cast of Single’s Inferno yang visualnya kayak apotek tutup alias nggak ada obat plus serba-serbi drama kasmaran mereka yang bikin kita jumpalitan. Tapi eitsss, izinnn dulu! Sebagai smart marketer, ternyata ada marketing lessons yang terbalut smooth banget di balik nerakanya acara ini!

Percaya nggak, Rekans, kalau acara ini adalah “Paradisemarketing yang dibalut drama? Dari pesona legendaris Song Ji-a, karisma Dexter, sampai twist gila Choi Mina Sue, karamnya kapal MinGee – Seung Il dan cutipienya si Hee Sun – Subeen Couple di Season 5, ayo kita bedah gimana cara bikin brand kamu se-ikonik mereka!

Single’s Inferno Lesson #1: Personal Branding – ‘The Only One’, Not ‘The Next Someone’

Single's Inferno Strategi Marketing Kim Min Gee Korean Athlete Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://static.promediateknologi.id/

Rekans, inget nggak gimana Song Ji-a atau Dexter langsung jadi game changer di season-season awal Single’s Inferno? Bahkan sampai ada yang punya sebutan: “Jia Effect”!

Nah di Season 5 juga gitu, tiap cast datang dengan branding nya masing-masing yang “mahal”. Mereka nggak cuma pamer visual, tapi juga pamer karakter atau brand identity yang kuat banget.

  • Insight buat Rekans: Di market yang udah penuh sesak, produkmu harus punya “jiwa”. Ji-a itu classy, Dexter itu cool-mysterious. Kim Min Gee itu bold dan alpha woman banget!
  • Lesson: Jangan jadi brand yang medioker dan settle sama rasa aman. Tentukan satu persona yang kuat agar audiens langsung mengenali “siapa” kamu hanya dalam sekali lirik, Rekans! Jadilah top-of-mind seperti saat kita ingat “Single’s Inferno” langsung ingat gaya ikonik para cast-nya.

Single’s Inferno Lesson #2: The Power of “Irresistible Hook”, Rahasia Binge-Watching Sampai Pagi

Single's Inferno Strategi Marketing Choi Mina Sue Kim Min Gee Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://www.chosun.com

Kenapa kita bisa binge-watching Single’s Inferno sampai pagi sih, Rekans? Nah itu, karena mereka jago banget naruh cliffhanger. Setiap episode diakhiri dengan rasa penasaran kayak: “Siapa yaa kira-kira yang bakal disukai lagi sama Choi Mina Sue?”

Single's Inferno Strategi Marketing Choi Mina Sue Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/
  • Marketing Takeaway: Seperti yang dibahas The Publicite, produk atau jasamu butuh hook yang mematikan untuk menangkap perhatian. Jangan cuma jualan fitur, tapi buatlah kontras yang jelas antara pain point audiens (Inferno) dan janji manis solusi yang kamu tawarkan (Paradise). Kalau di awal aja udah nggak narik, jangan harap audiens mau “jalan bareng” sampai akhir!

Single’s Inferno Lesson #3: Scarcity & Urgency, Strategi ‘Siapa Cepat Dia Dapat’!

Di Single’s Inferno, tiket ke “Paradise” itu terbatas dan penuh aturan main yang ketat buanget Rekans! Ini bukan cuma soal jodoh, Rekans, tapi soal Scarcity Marketing. Saat akses ke sesuatu dibatasi, nilainya langsung meroket di mata orang lain.

  • Tips buat Rekans: Ciptakan rasa FOMO (Fear of Missing Out). Sesekali, buatlah penawaran limited edition atau promo berbatas waktu yang bikin audiens merasa, “Aduh, gue harus dapet sekarang juga sebelum direbut orang lain!”

Single’s Inferno Lesson #4: Diversity dalam Segmentasi Audiens – No One-Size-Fits-All!

Single's Inferno Netflix Strategi Marketing Park Hee Sun Lim Su Been Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://od2-image-api.abs-cbn.com/

Coba deh perhatiin cast of Single’s Inferno setiap musimnya, Rekans. Ada yang atletis banget, ada yang cute and flower boy, ada yang soft-hearted, ada yang classy princess, ada yang IT Girl, ada yang pickme, ada yang ambisius, sampai nyeleneh nan misterius. Ini bukan kebetulan, lho! Ini adalah cara Netflix melakukan segmentasi audiens agar semua orang punya “jagoan” masing-masing dengan “preferensi” masing-masing.

Setiap penonton pasti punya satu cast favorit yang menurut mereka “relatable“. Ada yang suka si pendiam, ada yang ngefans binggo sama si agresif.

  • Pelajaran buat kita: Jangan coba jualan ke semua orang dengan cara yang sama. Personalisasikan kontenmu untuk segmen yang berbeda-beda agar mereka merasa “Wah, ini gue banget!” Produk yang mencoba menyenangkan semua orang justru seringnya nggak dapet siapa-siapa.

Single’s Inferno Lesson #5: Mystery is the New Sexy, Rahasia Bikin Audiens Nagih

Salah satu bumbu paling sedap di acara ini adalah identitas asli para cast (umur & pekerjaan) yang dirahasiakan sampai mereka kencan di Paradise. Kayak siapa yang sangka sih, kalau Park Hee Sun itu adalah cewek old-money berprestasi dari Carnegie Mellon University? Atau dibalik nyelenehnya Jaejin, ternyata dia adalah seorang penari tarian modern? Strategi slow reveal ini menjaga antusiasme kita untuk tetap di titik didih, Rekans.

  • Marketing Insight: Jangan langsung spill semua kartu kamu di awal. Gunakan teknik teaser atau drip campaign untuk menjaga audiens tetap penasaran. Pacing yang pas dalam mengungkap “jeroan” produk bisa menciptakan buzz yang jauh lebih awet daripada langsung jualan blak-blakan.

Single’s Inferno Lesson #6: Social Proof dan Word of Mouth – Kekuatan Netizen!

Single's Inferno Netflix Strategi Marketing Park Hee Sun Lim Su Been Couple Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://od2-image-api.abs-cbn.com/

Begitu satu episode tayang, Instagram, Twitter (X), dan TikTok langsung meledak dengan teori dan diskusi. Inilah kekuatan Social Proof. Apalagi ternyata Single’s Inferno Session 5 ini, baru aja ngeluarin season reunion di hari Valentine kemarin.

Saat semua orang membicarakannya, orang yang tadinya nggak tertarik pun jadi ikutan nonton karena penasaran dan nggak mau ketinggalan topik obrolan, Rekans! Apalagi waktu kapal Subeen dan Heesun couple berhasil berlayar, beuh yang pacaran 2 orang tapi yang mantengin dan gemesin: sedunia!

  • Strategi Marketing: Gunakan taktik yang mendorong audiens untuk berinteraksi. User Generated Content (UGC) jauh lebih dipercaya daripada iklan berbayar. Ajak audiensmu buat review, kasih komentar, atau share pengalaman mereka pakai produkmu. Biarkan “netizen” yang jadi tentara influencer berjalan dan snowball marketing paling ampuh kamu!

Single’s Inferno Lesson #7: Embracing Authenticity alias Jujur Itu Menjual!

Walaupun penuh banget sama gejolak dan bumbu drama, penonton paling suka saat para cast menunjukkan emosi yang jujur: rasa cemburu, penolakan, kasmaran, tawa tulus, sampai salting, Rekans!

Kayak Hyunjae yang selalu nunjukkin deep-in-my-heart nya dia yang paling jujur dan tulus waktu punya rasa suka ke Jooyoung tapi bertepuk sebelah tangan. The Publicite menekankan bahwa autentisitas itu, di masa kini sangat beresonansi dengan audiens modern.

  • Pesan buat Rekans: Jangan terlalu kaku atau “terlalu sempurna”. Audiens sekarang lebih percaya sama konten yang terasa human. Sisipkan sedikit storytelling yang emosional atau behind-the-scene yang jujur. Kepercayaan (trust) lahir saat audiens merasa brand kamu punya “jiwa” yang jadi diri kamu sendiri.

Udah Siap Bikin Brand Kamu ‘Burning Up‘ juga Kayak Single’s Inferno di Season Ini?

Single's Inferno Reunion Strategi Marketing Digital Marketing Agency Bali Reaktan Asia Digital Marketing Agency Bali
Source: https://www.asiaone.com/

Dibalik segala balada kasmaran dan romantika di tanah ber-background pantai yang estetik, Single’s Inferno ngajarin kita kalau marketing yang sukses itu soal mainin emosi, rasa penasaran, dan koneksi manusia yang jujur. Well, pantas aja kalau kita sebut bahwa Single’s Inferno ini adalah ‘Paradise’ Marketing!

Dari marketing lesson ini, tentu bisa jadi sebuah strategi marketing yang bisa kamu eksekusi juga untuk brand mu. Biar makin based on data dengan matang, Reaktan Asia Digital – Digital Marketing Agency Bali siap bantu kamu sebagai best partner di dunia digital marketing.

Dengan pengalaman yang sudah berkecimpung selama hampir 7 tahun untuk handle 70+ brand di Bali sejak 2019, Reaktan sebagai Marketing Agency Bali akan bantu kamu dalam menyusun langkah-langkah taktis untuk strategi marketing yang terplanning, measurable, dan long impact-game!

Buat Digital Marketing Agency Bali seperti kami, digital dan konvensional marketing itu adalah 2 aspek yang saling beririsan! Terutama di dunia digital marketing era Marketing 6.0 kayak sekarang, yang udah gak bisa hanya dijejelin dengan iklan-iklan konvensional semata, tapi juga story telling nyata yang autentik.

Gimana, Rekans? Sudah siap ninggalin strategi lama yang membosankan di Inferno dan terbang ke Paradise-nya profit? Jangan lupa, kuncinya adalah tetap autentik, berani tampil beda, dan selalu punya “kejutan” buat audiens kamu!

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *