
Annyeong, Rekans! Coba unjuk diri deh buat yang ngaku kalau dirinya pecinta fashion sekaligus K-Pop! Kalau iya, pasti sudah enggak asing lagi dong sama kolaborasi paling hits yang bikin dunia fashion sportswear premium dan lifestyle geger: PUMA x Rose BLACKPINK!
Yup arraseo!~ Kalau ngomongin soal K-Pop dan strategi kolaborasinya bareng brand high-end, daridulu emang gak pernah ada habisnya Rekans alias selalu penuh gebrakan! Dulu, sepatu PUMA mungkin identik banget sama sporty-vibes kayak lapangan bola atau gym. Tapi, coba deh lihat sekarang!
Berkat sentuhan magic dari global ambassador PUMA, yaitu Rose BLACKPINK, sepatu-sepatu PUMA yang ikonik jadi langsung auto level-up: dari yang dulunya sebatas sportswear murni kini jadi must-have fashion item premium yang wajib nemenin kamu kalau lagi kongkow atau hangout bareng temen!
Nah, di artikel ini kita bakal kupas tuntas kenapa kolaborasi ini bisa jadi se-spektakuler itu. Gimana PUMA bisa manfaatin Rose BLACKPINK sebagai game changer untuk produknya di dunia persaingan global fashion, lewat strategi jitu yang disebut Brand Repositioning. Just check it out!
PUMA x Rose BLACKPINK: Kolaborasi Ikonik K-Pop dan Sportswear

Ketika PUMA mengumumkan Rose BLACKPINK sebagai global ambassador, langkah ini bukan cuma sekadar endorsement semata Rekans. PUMA sadar banget, bahwa sekali menyebutkan si ikonik K-Pop yaitu Blackpink, maka ini adalah pernyataan besar yang bakal auto masiv banget!
Rose BLACKPINK, dengan image-nya yang edgy, unik, tapi tetap elegan dan santai, adalah jembatan sempurna antara dunia sport yang high-performance dan dunia high-end-fashion yang effortlessly chic.
Kolaborasi ini pada akhirnya meluncurkan koleksi yang sangat personal Rekans, yaitu menampilkan item-item yang menggabungkan DNA sporty PUMA dengan estetika feminim, chic, elegant, dan edgy-rebellious ala Rose. Siapa bintang utamanya? Tentu saja, sepatu ramping yang langsung jadi incaran: PUMA Speedcat Ballet.
Si Ikon Heritage yang Lahir Kembali: PUMA Speedcat Ballet

Rekans, ingat enggak dengan Speedcat? Itu lho, sepatu balap ramping yang keren banget! Sepatu PUMA Speedcat itu awalnya dirancang untuk olahraga otomotif (balap) Rekans karena desainnya yang ramping dan kasi cengkeraman yang baik untuk menyetir mobil. Aerodinamis banget!
Namun seiring waktu, sepatu ini pada akhirnya juga menjadi ikon streetwear and casual look, yang cocok untuk daily activities karena kenyamanan dan gayanya. Nah, di tangan Rose, sepatu ini berevolusi menjadi PUMA Speedcat Ballet dengan keluarnya koleksi perdana “PUMA x ROSÉ” yang dirilis Agustus 2025 ini! Koleksi yang sukses bikin sepatu Speedcat jadi must-have item!
Di sini, konon katanya Rose BLACKPINK juga mempersonalisasi dan mengkurasi sendiri desain dari si Speedcat ini Rekans supaya lebih autentik dan ekslusif! Buat dia koleksi ini itu seharusnya punya: siluet super tipis dan aerodinamis khas Speedcat, tapi dipadukan dengan desain yang terinspirasi dari sepatu balet. Ada tali atau strap elastis yang melilit punggung kaki, memberikan kesan anggun sekaligus street-ready. Walhasil, hasilnya adalah sebuah sepatu hibrida yang break the limit!
Inilah yang bikin sepatu PUMA X Rose BLACKPINK ini menjadi hype. Gak lagi hanya untuk lari atau mengemudi, tapi benar-benar jadi fashion statement piece yang jadi simbol status dan new life style khususnya bagi para gen Z dan fashion enthusiast. Must have fashion items banget!
PUMA x Rose BLACKPINK: Ini Dia The Power of Brand Repositioning

Tapi nih Rekans, dibalik segala boombastisnya strategi kolaborasi si ikonik K-Pop dengan ikonik Sportswear ini, sebenarnya kolaborasi PUMA x Rose BLACKPINK adalah case study cemerlang tentang Brand Repositioning. Apa itu Brand Repositioning?
Pengertian Brand Repositioning dan Tujuannya
Jadi secara sederhana, brand repositioning adalah strategi pemasaran di mana sebuah brand mengubah citra, kesan, persepsi, identitas, atau proposisi nilai / value mereka agar lebih relevan dan menarik di mata segmentasi pasar yang baru, atau bisa juga untuk memperbaiki citra yang sudah ada sebelumnya. Sehingga bisa dibilang, kalau lewat strategi ini kita lagi berusaha untuk menggeser nilai-nilai sebuah brand, Rekans.
Tujuannya: Mengubah cara konsumen atau audiens memandang brand tersebut, sehingga brand bisa bersaing di kategori atau segmen pasar yang berbeda atau baru dan pada akhirnya bisa grab market yang baru. Biasanya perubahan ini dilakukan karena tuntutan adaptasi pada modernisasi jaman atau perkembangan dari new life style.
Baca juga: Nasi Padang Keliling: The Next Primadona of Brand Activation
PUMA x Rose BLACKPINK: Implementasi Brand Repositioning
PUMA dulunya sangat kuat di segmen pure performance sportswear. Namun, pasar lifestyle fashion jauh lebih besar dan menguntungkan, terutama di kalangan Gen Z dan millennials yang dipengaruhi budaya pop global seperti K-Pop.
Dengan menggandeng Rose BLACKPINK (yang bukan atlet murni, melainkan style icon dan musisi K-Pop), PUMA secara efektif melakukan brand repositioning:
- Perubahan Narasi: Dari “Performance first, style second” menjadi “Style and self-expression, backed by sport DNA.”
- Target Pasar Baru: Tidak lagi hanya para sport enthusiast tapi juga merangkul fashion enthusiasts dan bandwagon terbesar yaitu K-Pop fans terutama fandom “BLINK” dari grup BLACKPINK.
- Produk Jembatan: PUMA Speedcat Ballet menjadi jembatan fisik, menggabungkan sejarah balap (sportswear) dengan tren balet/Y2K (fashion).
Di sini PUMA gak hanya dapat Rose BLACKPINK sebagai global brand ambassadornya, tapi juga seluruh fandom penggemarnya yang siap menjadi konsumen paling loyal sekaligus free influencer dan marketer.
Mereka secara gak langsung punya peran ganda, gak cuma sekadar fans yang loyal dan setia, tapi juga sebagai kreator konten yang turut mendukung campaign si idol secara kreatif. Dari sini kita bisa dapat insight baru Rekans, bahwa strategi kolaborasi brand dengan idol K-Pop bisa menciptakan buzz marketing yang besar dan elevate. Kenapa?
Karena idol K-Pop udah membangun lebih dahulu basis komunitas fansnya yang loyal, dimana letak keywordnya memang di sini. Kalau fans udah cinta sama dunia yang Idol buat, mereka pasti bakal auto tergerak dengan sendirinya untuk jadi influencer dan marketer terbaik produk dari Idolnya.
Kenapa Brand PUMA Mahal? Ini Bukan Sekadar Harga Sepatu
Rekans, mungkin kalian sering bertanya-tanya, kenapa brand PUMA mahal? Khususnya untuk koleksi eksklusif seperti PUMA x Rose BLACKPINK atau rilisan premium lainnya. Jawabannya tidak melulu soal bahan baku, lho! Ada beberapa faktor yang membuat harga PUMA berada di kelas premium:
- Inovasi dan Teknologi: PUMA berinvestasi besar pada riset dan pengembangan teknologi sportswear (seperti teknologi bantalan mereka) untuk memastikan performa atletik terbaik. Harga yang kamu bayar mencakup biaya R&D ini.
- Kolaborasi Eksklusif: Ketika PUMA bekerja sama dengan nama-nama besar seperti Rose BLACKPINK, Rihanna, atau fashion designer ternama, harga jualnya mencerminkan nilai branding dan eksklusivitas kolaborasi tersebut. Kamu membeli story, value, dan limited edition statusnya.
- Brand Heritage dan Posisi Pasar: PUMA adalah salah satu merek olahraga tertua dan paling dihormati di dunia. Posisi mereka sebagai top-tier sportswear brand dan strategi brand repositioning mereka ke luxury/street fashion memungkinkan mereka menetapkan harga premium.
- Kualitas Bahan dan Kontrol Produksi: Untuk mempertahankan image premium, PUMA menggunakan bahan berkualitas tinggi dan memastikan standar produksi yang ketat.
Singkatnya, sepatu PUMA bernilai pricey karena kamu tidak hanya membeli produk fisiknya saja, tetapi juga membeli teknologi performa, nilai eksklusivitas fashion ikonik, dan status dari brand sportswear global yang sedang bergerak menuju segmen lifestyle fashion premium.
Brand Repositioning, Pergeseran Brand Value yang Impactful

Kolaborasi ini nunjukkin bahwa PUMA gak hanya menjual sepatu PUMA untuk olahraga lagi, tetapi juga menjual gaya hidup, kepercayaan diri, dan konektivitas dengan ikon fashion global Rekans! Ini bukan lagi sekadar soal sepatu, tapi ini adalah tiket untuk masuk ke tren terkini, tentang betapa kerennya ketika sejarah olahraga bertemu dengan runway global. Inilah esensi dari kesuksesan brand repositioning!
Sebagai Marketing Agency Bali yang sudah handle 70+ UMKM di Bali sejak 2019, Reaktan Asia Digital – Digital Agency Bali siap banget buat jadi best partner kamu di dunia digital branding. Kita siap bantu kamu dalam menyusun strategi brand repositioning yang scalable, elevate, & impactful!
Well, kolaborasi PUMA X Rose BLACKPINK telah membuktikan bahwa batas antara sportswear dan high fashion itu kini semakin tipis, bahkan nyaris hilang. PUMA berhasil membawa heritage mereka (seperti Speedcat) ke masa kini dengan sentuhan modern yang super relatable berkat pesona Rose BLACKPINK dan tentu aja strategi brand Repositioning.
Jadi, apakah bisnis kamu adalah salah satu yang udah siap untuk menggeser value brand kamu demi ekspansi pasar lewat strategi brand repositioning? Reaktan juga siap banget nih buat bantu bisnis kamu! Share insight atau pengalaman kalian soal Brand Repositioning di bawah ya, Rekans!
Baca juga :



